Bulog Menyiapkan 200 Rb Ton Beras Bansos

Bulog atau Badan Urusan Logistik akan segera mempersiapkan beras sebanyak 200.000 ton demi Bantuan sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) selama adanya PPKM Darurat.

Pemerintah akan menambah bantuan sosial berupa beras dari bulog kepada setiap penerima bantuan sosial (bansos). Bantuan tersebut masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021.

Baca juga: Cara Daftar Bansos

“Tadi pagi, barusan diputuskan Pak Presiden (Jokowi) untuk berikan tambahan beras bagi keluarga penerima bansos,” uujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Rabu (7/7).

“Bulog siap melaksanakan penugasan menyalurkan tambahan beras untuk bantuan sosial kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai dan 10 juta Program Keluarga Harapan, masing-masing nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kilogram,” tutur Direktur utama Perum Bulog Budi Waseso.

Bulog akan membagikan Beras untuk Penerima Bansos

Bulog akan mencairkan beras kepada penerima selama PPKM

Dirut Perum Bulog Budi Waseso, mengatakan bahwa Bansos yang dicairkan selama adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali semenjak tanggal 3 – 20 Juli 2021.

“Dengan adanya tambahan Bansos Beras ini maka tidak hanya masyarakat penerima Bansos saja yang merasakan manfaatnya, namun juga para petani yang juga merupakan kelompok masyarakat terdampak Covid-19 karena beras BULOG ini berasal dari beras petani yang dibeli saat panen raya sesuai amanah dari Inpres No.5 Tahun 2015,” ujar Budi.

Kementerian Sosial, yang dipimpin langsung mensos Tri Rismaharini pihaknya akan segera mengirimkan data penerima bantuan sosial untuk BST dan juga PKH kepada Bulog.

“Penerima BST dan PKH akan mendapatkan beras sebanyak 10 kilogram yang disalurkan oleh pihak Bulog,” ujar menteri sosial Tri Risma.